Memberi satu keputusan konkret untuk tiap saham IDX yang ditanyakan (BELI / AVG DOWN / TAHAN / TRIM / TAKE PROFIT / JUAL), lengkap dengan jumlah lembar, hasil bersih setelah biaya, tiga skenario ke depan, dan tabel level harga. Urutan berpikirnya: bisnis dulu, harga belakangan, teknikal paling akhir.
Halaman ini untuk direview. Ada 9 titik yang perlu kamu putuskan atau cek, termasuk satu aturan yang saling bertabrakan di dalam skill (ambang kantong MAIN 3% vs 5%). Tambahan dan koreksi dari kamu dimasukkan ke skill-nya, lalu halaman ini diperbarui.
Kapan dipakai
Ketik /DJ-keputusan-saham BBRI MEDC, atau cukup bertanya dengan bahasa biasa. Skill ini otomatis terpanggil saat kamu menulis hal seperti:
Situasi
Contoh kalimat
Posisi untung, ragu jual
"apakah sudah saatnya jual X", "ini overbought, perlu take profit?"
Posisi rugi
"bagusnya di-avg down atau cut loss", "saham X nyangkut masih ada harapan?"
Belum punya
"masih layak beli X", "X ke depannya gimana"
Menilai ulang analisa orang lain
menempel analisa dari GPT, grup, atau sekuritas; angkanya diverifikasi dulu lewat tool
Sumber data: MCP indonesia-stocks (laporan keuangan, dividen), tradingview (harga, MA, RSI, volume, screener industri), neobdm (bandarmologi), WebSearch (berita), browser ke idx.co.id (keterbukaan informasi, pemegang saham), dan file portofolio di VPS.
Alur besar: 5 fase
Fase 1
Posisi
Ambil posisi asli dari VPS
Tentukan kantong MAIN / TRADING
Fase 2
Bisnis
Arah fundamental
Prospek 3–5 th
Katalis 6 bulan
Uji harapan (kalau rugi)
Fase 3
Harga
Fair value multi-metode
Keberlanjutan dividen
Fase 4
Keputusan
Matriks bisnis × harga
Base & RSI → waktu
Bandar, likuiditas
Fase 5
Eksekusi
Jumlah lembar & hasil bersih
3 skenario + level harga
Pairing (opsional)
Yang ditebalkan adalah tambahan 14 Sep 2026.
Prinsip yang tidak boleh dilanggar
Teknikal tidak pernah memutuskan, hanya mengatur waktu. RSI tinggi pada bisnis bagus yang masih di bawah nilai wajar berarti tahan. RSI rendah pada bisnis rusak = jebakan, bukan diskon.
Setiap angka keuangan wajib berasal dari panggilan tool, bukan ingatan. Kalau data tidak ada, ditulis "tidak tersedia".
Alasan jual harus tesis, bukan harga. "Sudah untung 80%" bukan alasan; "margin turun tiga kuartal sementara harga naik dua kali lipat" baru alasan.
Sebut ketidakpastian. Kalau metode valuasi saling bertentangan lebar, keyakinan diturunkan, bukan dirata-rata lalu berlagak yakin.
Bukan nasihat investasi. Ini analisa data terhadap aturan kamu sendiri; keputusan tetap di kamu.
Temuan berita wajib bertanggal dan bersumber. Rumor disebut, lalu diabaikan. baru
Rincian 15 langkah
1
Kumpulkan konteks posisi
Tujuan
Memakai posisi sebenarnya, bukan angka tempelan yang sering ketinggalan transaksi terakhir.
Data
SSH ke VPS (port 443): avgdown_watch.json = Stockbit, data/avgdown_mirae.json = Mirae. Per ticker: quantity, harga rata-rata, harga beli terendah, nilai, bobot.
Aturan kunci
Ticker yang tidak ada di dua file = kandidat beli baru.
Kantong: MAIN = DY ≥3%, disimpan untuk dividen · TRADING = DY <3%, ditradingkan. (lihat titik review #1)
Kalau lolos fundamental tapi DY sedikit di bawah ambang, tabrakan aturannya disebut dan kamu yang memutuskan.
Arah pendapatan, margin operasi, laba bersih (didukung kas atau tidak), FCF, DER.
Bendera merah
Laba naik tapi kas operasi negatif · FCF negatif dua tahun · DER naik saat laba turun · piutang tumbuh jauh lebih cepat dari pendapatan.
Gotcha
Emiten pelapor USD (ITMG, ADRO, PGAS) bikin PBV ngawur, kurs dikonversi dulu sebelum menuduh datanya rusak.
3
Prospek
Tiga pertanyaan
Pendorong pertumbuhan 3–5 tahun ke depan apa? Kalau jawabannya cuma "harganya murah", itu taruhan mean reversion, bukan tesis.
Di mana posisinya dalam siklus? Laba puncak siklus + PER rendah = jebakan (tanda: forward EPS jauh di bawah trailing EPS).
Apa yang bisa merusak tesis?
Aturan kunci
Jawaban wajib bersandar pada hasil Langkah 3b, bukan ingatan model.
3b
Katalis: berita, aksi korporasi, orang dalam
baru 14 Sepwajib · 6 bulan
Tujuan
Melihat apa yang sedang terjadi di perusahaan, bukan cuma laporan keuangan yang sudah lewat.
(a) Berita media
Minimal 3 pencarian web (nama emiten 2026 · rights issue/akuisisi/ekspansi/buyback/divestasi · public expose/guidance). Utamakan Kontan, Bisnis.com, CNBC Indonesia, IDX Channel, Investor.id, Emiten News. Maksimal 8 temuan material; berita harga harian dibuang.
(b) Keterbukaan IDX
Lewat browser (Cloudflare memblokir fetch biasa). Kata kunci: Perubahan Kepemilikan Saham (PDF wajib dibuka, arah = setelah − sebelum) · Pembelian Kembali Saham (bedakan rencana vs eksekusi lewat Saham Treasury >0) · Penambahan Modal · Transaksi Material · RUPS · Paparan Publik.
(c) Konsensus
Target harga analis dari get_stock_info, dipakai sebagai pembanding, bukan fair value. Selisih dengan fair value dijelaskan.
Label temuan
Label
Syarat
Jadi dasar keputusan?
[+]/[–] resmi
ada di keterbukaan IDX atau laporan keuangan
ya
[+]/[–] media
media kredibel, belum ada pengumuman resmi
ya, keyakinan diturunkan
[?] rumor
grup, forum, sumber tanpa nama
tidak, disebut lalu diabaikan
Banyak ticker
Lebih dari 3 ticker: (a) dan (c) untuk semua; (b) hanya untuk ticker yang mengarah ke JUAL, TAKE PROFIT, atau AVG DOWN. (titik review #4)
3c
Uji harapan untuk posisi rugi
baru 14 Sepwajib kalau harga < rata-rata
Tujuan
Menjawab "masih ada harapan atau nggak?" dengan menaruh syarat balik modal di sebelah bukti, bukan dengan menebak harga.
Diterjemahkan ke syarat bisnis: "kalau PER tetap, laba harus tumbuh sekitar X% per tahun, n tahun berturut-turut." Kantong MAIN boleh dikurangi yield dividen yang berkelanjutan.
Dibandingkan dengan
Rekam jejak: CAGR laba bersih 3–4 tahun
Ekspektasi analis: forward EPS vs trailing EPS
Katalis dari 3b yang ukurannya cukup menutup selisih
Vonis
Vonis
Syarat
HARAPAN MASUK AKAL
rekam jejak / ekspektasi analis ≥ syarat, atau ada katalis resmi yang cukup besar
BUTUH PERCEPATAN
syarat 1–2× rekam jejak, ada katalis (resmi atau media) yang menjelaskan percepatannya
BERHARAP DI ATAS BUKTI
syarat >2× rekam jejak, analis tidak mendukung, tidak ada katalis resmi
Dampak
Vonis masuk ke baris prospek di matriks (Langkah 6). "Berharap di atas bukti" = prospek kabur, sekalipun laporan terakhir terlihat lumayan.
4
Valuasi multi-metode
Acuan
G:\My Drive\Claude\config\saham\fair_value_method.md. Metode dipilih sesuai sektor, hasil dirata-rata, rincian tiap metode ditampilkan.
Keyakinan
Sebaran (tertinggi ÷ terendah): <1,5× tinggi · 1,5–2,5× sedang · >2,5× rendah.
Pembanding
PER & PBV vs median sektor (screener TradingView), jumlah pembanding disebut. Format: PER TTM 44,8x (industri 16,0x, 8 emiten → 180% lebih mahal).
5
Dividen: keberlanjutan, bukan cuma yield
Data
get_dividend_history: DY 3 tahun + rata-rata.
Aturan kunci
Payout >80% rapuh, >100% hampir pasti turun · DPS turun berturut = manajemen mengerem · yield tinggi karena harga jatuh = gejala · cek cum-date sebelum menyarankan jual.
6
Matriks keputusan
inti skill
Cara
Silangkan arah bisnis (2, 3, 3b, 3c) dengan harga vs nilai wajar (4). Lihat tabel matriks. Setelah kotak ketemu, RSI 3 hari + arahnya mengatur waktu:
Waktu eksekusi
JUAL/TRIM + RSI >70 dan sudah berbalik → sekarang
JUAL/TRIM + RSI masih naik → tunggu 1–3 hari dengan batas
BELI + RSI <40 → masuk sekarang
BELI + RSI >65 → dicicil
RSI bukan syarat mutlak beli (keputusan kamu 22 Ags 2026).
6b
Struktur harga: sudah membentuk base?
Pertanyaan
"Kalau saya beli agak tinggi, seberapa dalam lagi turunnya?"
Base mengubah ukuran risiko, bukan arah keputusan. Selalu sebut level batal (base rusak) dan jarak ke support dalam persen. MA50 < MA100 < MA200 = jangan sebut reversal.
6c
Kantong sesuai aturan kamu
Aturan (27 Ags)
Ada dividen = tanda sehat · DY ≥5% berkelanjutan → dividend play, ditahan, koreksi dijawab avg down · DY <5% → ditradingkan dengan target keluar. (bertabrakan dengan Langkah 1, lihat titik review #1)
Wajib cek
Yield dari payout >100% bukan dividend play; hitung yield realistis kalau payout kembali normal.
Konfirmasi jual: asing net sell konsisten, akumulator melemah, broker besar kejar harga · Konfirmasi beli: broker bonafid underwater tapi tetap avg down · basis biaya bandar vs harga rata-rata kamu.
Batas
NeoBDM membatasi ±200 panggilan/hari. Kalau semua kosong, itu throttling, ditulis "tidak tersedia", tidak di-retry.
8
Likuiditas: bisa keluar atau tidak
Hitungan
turnover_harian = volume rata-rata 10 hari × harga · >Rp5 M likuid · Rp1–5 M pecah beberapa hari · <Rp1 M tipis, sebut perkiraan hari untuk keluar.
Peringatan
Wajib disebut kalau nilai posisi >20% turnover harian.
9
Jumlah lembar dan hasil bersih
Tingkat aksi
Tingkat
Porsi dijual
Kapan
🔴 JUAL
70–100%
kotak merah, tesis rusak
🟠 TAKE PROFIT
50–70%
premium ekstrem, atau bisnis melemah belum rusak
🟡 TRIM
25–40%
bobot kebesaran, atau siapkan dana pairing
🔵 TAHAN
0%
tesis utuh, harga wajar
🟢 BELI / AVG DOWN
tambah
kotak hijau
Biaya
hasil_bersih = qty × harga × (1 − 0,0025): fee Stockbit ±0,15% + pajak final 0,1% dari nilai transaksi (bukan dari untung). (titik review #5)
Lainnya
Sisa free ride 15–30% wajib punya aturan keluar · level masuk kembali disebut kalau saham bagus tapi kemahalan.
9b
Tiga skenario + tabel level harga → aksi
baru 14 Sep
Skenario
Bagus / Dasar / Buruk untuk 6–12 bulan, masing-masing dengan pemicu yang bisa dicek (katalis resmi terealisasi, laba kuartal berikutnya vs syarat 3c, bendera merah muncul), kisaran harga, dan aksi.
Aturan kunci
Kisaran harga hanya dari hasil valuasi (4) dan base (6b); tidak boleh ada angka yang tidak bisa ditelusuri.
Tidak ada persentase peluang palsu; cukup diurutkan mana yang paling didukung bukti.
Pemicu harus sesuatu yang akan kelihatan di laporan, pengumuman, atau harga, bukan "sentimen membaik".
Tabel level
4–6 baris dari atas ke bawah (take profit lanjutan · kondisi sekarang · area tambah · level batal). Setiap baris wajib punya alasan di luar RSI. Level beli/avg down dilarang muncul untuk kotak JEBAKAN NILAI, JUAL, atau vonis "berharap di atas bukti".
10
Pairing untuk perbaikan portofolio
opsional
Cara
Profit yang direalisasikan dipasangkan dengan cut loss dari kantong TRADING yang tesisnya rusak, sampai nilainya seimbang.
Catatan pajak
Pairing tidak menghemat pajak (pajak 0,1% dari nilai transaksi). Manfaatnya cuma menjaga angka P/L stabil.
Matriks keputusan
Harga di bawah wajar
Harga di atas wajar
Bisnis membaik / prospek jelas
🟢 BELI / AVG DOWN, yang dicari
🔵 TAHAN; trim hanya bila premium >60% atau bobot kebesaran
Bisnis memburuk / prospek kabur termasuk vonis "berharap di atas bukti"
🟠 JEBAKAN NILAI: jangan avg down, keluar bertahap saat ada kekuatan harga
🔴 JUAL, paling jelas
Contoh keluaran
Per saham, ringkas. Angka di bawah contoh format dari skill, bukan data sungguhan.
### SGRO — Rp4.950 · MAIN · 1.300 lbr @ Rp3.955 (+25,1% / +Rp1.293.500)
KEPUTUSAN: 🟠 TAKE PROFIT 700-900 lbr, sisakan 400-600
Kotak matriks : bisnis melemah + harga di atas wajar
Fundamental : pendapatan -11,2% · EBITDA -40,4% · laba -18,4% (H1 2026)
Prospek : harga CPO melandai; tidak ada pendorong kapasitas baru
Fair value : Rp1.784 (PER) - keyakinan RENDAH, cuma satu metode
Dividen : DV 3 th 7,4% · 9,7% · 4,2% (rata2 7,1%) - payout 97,6% RAPUH
Bandar : [hasil tool]
Likuiditas : turnover Rp6,5 M/hari - aman keluar sekaligus
Teknikal : RSI 82,1 -> 84,3 -> 78,1 (sudah berbalik) -> eksekusi sekarang
Hasil bersih : jual 800 lbr @4.950 = Rp3.950.100 bersih, realized +Rp785.640
Masuk lagi : di bawah Rp4.000-4.200, lihat laporan Q3
Katalis 6 bln : [+] resmi 12 Agu — buyback Rp500 M, treasury 1,2 jt lbr (IDX)
[–] media 3 Sep — rencana rights issue 1:4, RUPSLB Okt (Kontan)
[?] rumor investor asing masuk — tanpa sumber resmi, diabaikan
Orang dalam : Direktur Utama beli 2,1 jt lbr, 5 Agu (PDF IDX: 12,0 -> 14,1 jt)
Konsensus : target rata-rata Rp2.080 (7 analis) — pembanding saja
Uji harapan : (kalau rugi) butuh +67,7% · 18,8%/th selama 3 th
laba 4 th tumbuh 6%/th · forward EPS +9% -> BERHARAP DI ATAS BUKTI
Skenario : [tabel Bagus / Dasar / Buruk dengan pemicu, kisaran, aksi]
Level harga : [tabel 4–6 baris kondisi → aksi → alasan non-RSI]
Ditutup dengan tabel ringkasan lintas saham (ticker · keputusan · lembar · hasil bersih), pairing kalau relevan, dan satu kalimat bahwa keputusan ada di kamu.
Membaca fair value dari watchlist.json (basi, refresh triwulanan)
tidak dipakai; selalu dihitung ulang dari data hari ini
Titik yang perlu direview
Hal-hal di bawah ini pilihan desain atau ketidakkonsistenan yang sebaiknya kamu putuskan. Cukup balas nomornya di chat.
Ambang kantong MAIN bertabrakan: 3% atau 5%?Langkah 1 menulis MAIN = DY ≥3%. Langkah 6c menulis dividend play = DY ≥5%. Contoh keluaran menyebut "ambang MAIN 5%". Catatan gaya investasimu (8 Sep) memakai yield >3%. Mana yang berlaku, dan apakah perlu tiga tingkat (mis. <3% trading, 3–5% campuran, ≥5% dividend play)?
Horizon default uji harapanSekarang MAIN = 3 tahun, TRADING = 1 tahun. Sesuai dengan cara kamu menahan posisi?
Ambang vonis "berharap di atas bukti"Sekarang: syarat pertumbuhan laba >2× rekam jejak. Terlalu longgar atau terlalu ketat?
Seberapa dalam sapu berita6 bulan ke belakang, maksimal 8 temuan, browser IDX dilewati untuk posisi TAHAN kalau tickernya >3. Mau lebih lengkap (lebih lambat) atau lebih ringkas?
Biaya jual untuk posisi di MiraeRumus hasil bersih memakai fee Stockbit (±0,15% + pajak 0,1%). Fee Mirae belum ada di skill. Berapa angkanya?
Porsi per tingkat aksiTAKE PROFIT 50–70%, TRIM 25–40%, free ride 15–30%. Masih sesuai?
Batas premium untuk TRIM bisnis bagusSekarang premium >60% di atas fair value. Terlalu tinggi?
Horizon skenarioTiga skenario dibuat untuk 6–12 bulan. Perlu versi lebih pendek untuk kantong TRADING?
Belum diuji jalan penuh sejak upgradeUsulan uji pertama: MEDC 22 lot @ Rp1.440,56, bandingkan dengan analisa GPT yang kamu tempel 14 Sep.
Riwayat perubahan
14 Sep 2026
Tambah 3b katalis (berita, keterbukaan IDX, orang dalam, konsensus), 3c uji harapan untuk posisi rugi, 9b tiga skenario + tabel level harga, dan prinsip temuan wajib bersumber. Cadangan versi sebelumnya: D:\ClaudeBackups\skills\DJ-keputusan-saham\.
27 Ags 2026
Tambah 6b struktur harga (base formation) dan 6c kantong sesuai aturan dividen.
22 Ags 2026
RSI bukan syarat mutlak beli.
4 Sep 2026
Skill dibuat dari format analisa GPT yang kamu sukai, lalu diperketat: prospek tersendiri, jebakan laba puncak siklus, fair value multi-metode + keyakinan, aturan anti-karang, likuiditas, hasil bersih setelah biaya, cek cum-date.